NSnews Network by Ngaji Shubuh - Nutrisi Ruh di Setiap Shubuh | Saksikan tayangan livestreaming setiap hari dan nantikan artikel-artikel menarik dari kami. | Bergabung bersama puluhan ribu anggota, dapatkan informasi bermanfaat setiap harinya, dapatkan pula softcopy kajian yang bermanfaat untuk anda, dan bagikan kebaikan ini ke seluruh keluarga serta sahabat anda.

Hadiah Lomba 17 Agustusan, antara Tradisi dan Judi

Perayaan hari kemerdekaan Indonesia setiap bulan Agustus identik dengan berbagai perlombaan rakyat, seperti tarik tambang, balap karung, hingga turnamen olahraga. Namun, terdapat praktik yang sering tidak disadari oleh masyarakat, yaitu penggunaan uang pendaftaran peserta untuk mendanai hadiah pemenang. Secara syariat, praktik ini memenuhi unsur perjudian yang hukumnya haram.

Suatu aktivitas dikategorikan sebagai judi (al-maisir atau al-qimar) jika memenuhi tiga kriteria utama:

  1. Adanya Permainan (La’ibun): Kegiatan yang dilakukan untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah, seperti sepak bola, voli, atau lomba makan kerupuk.
  2. Adanya Taruhan (Murahanah): Terdapat harta (uang atau barang) yang dikumpulkan dari para peserta sebagai taruhan, dalam hal ini berwujud uang pendaftaran.
  3. Pemenang Mengambil Hak yang Kalah: Pihak yang menang mendapatkan hadiah yang dibeli dari uang pendaftaran, sementara pihak yang kalah kehilangan uangnya tanpa mendapatkan imbalan setimpal.

 

Jika sebuah lomba menarik uang pendaftaran dan uang tersebut digunakan untuk membeli hadiah, maka unsur-unsur di atas terpenuhi dan kegiatan tersebut menjadi haram.

Keharaman ini berdasar pada Al-Qur’an Surah Al-Maidah ayat 90, yang mengategorikan judi sebagai perbuatan keji (rijsun) dan termasuk perbuatan setan yang harus dijauhi. Para ulama menyimpulkan hukum haram ini melalui berbagai indikasi (qarinah), seperti perintah tegas untuk menjauhi (fajtanibuhu) dan ancaman bahwa pelakunya tidak akan beruntung.

Lebih jauh lagi, judi dikategorikan sebagai dosa besar (alkabaair). Implikasinya sangat serius, di antaranya:

  1. Menghapus Sifat Adil: Seseorang yang melakukan dosa besar secara terang-terangan akan kehilangan sifat “‘adalah” (integritas) dalam dirinya.
  2. Syarat Saksi Nikah: Karena sifat adilnya hilang, pelaku judi (termasuk panitia atau peserta lomba yang mengandung unsur judi) tidak sah menjadi saksi dalam akad nikah menurut ketentuan syariat.

 

Bagaimana Agar Lomba Tetap Halal?

Untuk menghindari unsur judi dalam perlombaan Agustus, terdapat beberapa solusi yang dapat dilakukan:

  1. Hadiah dari Sponsor: Lomba boleh dilakukan jika hadiahnya disediakan oleh pihak ketiga (sponsor) atau kas negara/daerah, tanpa memungut uang dari peserta. Namun, pastikan sponsor bukan berasal dari lembaga ribawi atau produk haram.
  2. Hadiah untuk Semua Peserta: Jika ada uang pendaftaran, maka seluruh peserta harus mendapatkan fasilitas atau barang dengan nilai yang sama rata (misalnya kaos atau makanan), sehingga tidak ada pihak yang “menang mengambil milik yang kalah”.
  3. Uang Pendaftaran Hanya untuk Operasional: Jika uang pendaftaran digunakan murni untuk operasional (seperti sewa lapangan atau wasit) dan hadiah diambil dari sumber lain, hal ini masih dianggap syubhat(meragukan) karena sulitnya menjamin kejujuran pengelolaan keuangan tersebut.
  4. Iuran Warga Umum: Iuran warga yang dikumpulkan secara sukarela untuk kepentingan umum (seperti renovasi gapura dan kebersihan) lalu sebagian digunakan untuk hadiah lomba juga tergolong syubhat dan sebaiknya dijauhi demi menjaga agama.

 

Penggunaan konsep “muhallil” (peserta tambahan yang tidak membayar untuk menggugurkan unsur judi) dalam perlombaan hiburan seperti balap karung dianggap sebagai rekayasa hukum (hilah) yang tidak kuat dan tetap dihukumi haram oleh sebagian ulama. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mensyukuri kemerdekaan adalah dengan mengadakan kegiatan yang bersih dari kemaksiatan dan dosa besar.[]

 

Disarikan dari kajian dengan tema tersebut di NSTV:

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU 🔥